Showing posts with label Fakta. Show all posts
Showing posts with label Fakta. Show all posts

Coffeetography, Kedai Kopi dengan Konsep Coffeeducation



Ngopi sudah menjadi life style untuk beberapa kalangan masyarakat. Kopi bukan lagi minuman dagangan kelas teri, tapi telah menjadi komoditas yang diperhitungkan dan bisa dibilang sudah tinggi harga jualnya. Itu kalau menilai kopi dari sisi bisnis. Jika  ada kedai kopi baru, maka yang kita bayangkan adalah keuntungan yang cukup besar yang akan diperoleh oleh pemilik atau pengelola kedai kopi itu.

Namun hal diatas tidak terjadi pada satu kedai kopi unik di pinggiran Kabupaten Magelang. Namanya Kedai Kopi “Coffeetography”. Mengapa unik? Karena kedai kopi Coffeetography dibuat dengan konsep coffeeducation. Bayangkan, tidak ada target penjualan, tidak ada buku menu, tidak harus ada lokasi strategis, bahkan tidak ada bisnis plan.

Tidak ada target harus ramai, kalaupun ramai itupun hanya bonus. Seperti halnya pelukis atau fotografer, hanya membuat karya sesuai hati nuraninya dan yang dia sukai, kalaupun ada orang lain yang suka itu hanyalah bonus (Pepeng, Klinik Kopi).

Konsep kedai yang berawal dari hobi ini, sedikit banyak terinspirasi dari Klinik Kopi yang menerapkan pola direct trade dan segala kesederhanaannya. Coffeetography bukanlah fashion cafe yang menawarkan wifi super cepat atau menu2 nyentrik ala cafe. Kedai ini hanyalah kedai kecil yang menawarkan menu khusus kopi karena memang itulah tujuan Coffeetography. Menjadikan kopi single origin sebagai pemeran utama disini.

Kedai ingin mencoba mengenalkan specialty coffee atau kopi lokal indonesia (yang sebisa mungkin diambil sendiri dari pemrosesnya) kepada masyarakat sekitar Magelang. Racikan khas kedai adalah v-60 dari kopi hasil roastingan sendiri. Jadi yang jadi main actor di kedai ini menu single origin bukan espresso based.


Untuk area Magelang, jelas, hanya Coffeetography yang berani ngeluarin menu all coffee. Jadi menunya adalah semua kopi dan tanpa menggunakan flavor (seperti sirup hazelnut atau karamel). Lokasi kedai yang terbilang sedikit jauh dari peradaban. Jadi memang butuh sedikit perjuangan untuk bisa sampai ke kedai ini, tapi ini akan sebanding dengan suasana dan nikmat ber-kopi yang bisa dirasakan.

Pengolahan Kopi Jaman Dahulu di Indonesia

Beberapa gambar ini mengisahkan banyak cerita tentang kiprah kopi di Indonesia



Gambar 1 : Perkebunan Kopi di Sumatera tahun 1890an


Gambar 2 : Perkebunan Kopi di Jawa Barat di masa Kolonial


Gambar 3 : Pengupasan biji kopi dengan digigit, salah satu tahap pengolahan kopi


Gambar 4 : Pengupasan biji kopi dengan ditumbuk, salah satu tahap pengolahan kopi


Gambar 5 : Pengeringan biji kopi , salah satu tahap pengolahan kopi



Gambar 6 : Pemilahan biji kopi, salah satu tahap pengolahan kopi


Gambar 7 : Pengemasan biji kopi, salah satu tahap pengolahan kopi



Gambar 8 :  Kopi Kemasan asal Bandung


Gambar 9: Kopi Kemasan asal Bogor


Gambar 10 : Pedagang minuman, salah satunya kopi, di tahun 1880an


Sumber gambar : Google Search dengan keyword Kopi Jaman Dahulu, diakses sekitar Desember 2017

Menikmati Aroma Kopi Dari Afrika



Kopi juga tumbuh di dataran Benua Afrika, tak heran jika banyak kopi dari Afrika yang terkenal karena kenikmatan dan cita rasanya yang begitu tinggi. Ada satu jenis kopi dari Afrika yang telah populer dikalangan masyarakat dunia dan termasuk dalam kopi yang paling enak dimuka bumi, kopi tersebut adalah Kenya AA Coffee.

Dari namanya saja kita tahu jika Kenya AA Coffee berasal dari daerah Kenya Afrika. Kopi ini ternyata tumbuh subur didataran yang memiliki ketinggian lebih dari 6.000 mdpl. Kopi ini banyak ditemukan didataran Kenya. Mungkin karena kondisi tanah dan suhu udara yang cukup dingin menjadikan kopi ini memiliki cita rasa yang berbeda dari lainnya.

Banyak yang berpendapat bahwa Kenya AA Coffee memiliki cita rasa yang tajam, aroma yang kuat dan keasaman kopi yang tidak begitu tinggi sehingga sekali diminum akan terasa menyegarkan dan menenangkan. Kopi dari Kenya Afrika ini memiliki rasa unik, yaitu perpaduan dari aroma khas bunga dan wine.

Tak heran jika banyak masyarakat Eropa dan Amerika yang menyukai kopi dari Kenya ini. Dan setelah terbukti selama beberapa tahun lamanya, Kenya AA Coffee telah menjelma menjadi kopi paling enak dan paling sering dipesan diberbagai resto atau kedai kopi diseluruh Indonesia.

Jadi jika Anda sudah sering menikmati kopi nusantara, cobalah untuk mencoba nikmatnya kopi dari Kenya asli Afrika. Memang disana banyak tumbuh kopi dengan berbagai karakter aroma dan cita rasa, daerah Afrika dianggap baik dan subur untuk pertumbuhan kopi ini.

Jadi jangan heran jika Afrika telah mampu mengekspor kopi dalam jumlah banyak dan kopi ini nantinya diolah dengan sangat teliti dan detail sehingga mampu menjadi kopi dengan aroma dan rasa paling enak. Menurut peringkatnya kopi dari Kenya ini telah menempati posisi 10 besar kopi paling enak di dunia.


Anda tertarik untuk mencobanya ? Jika Anda berminat belilah Kenya AA Coffee di beberapa kedai kopi dengan skala internasional, karena hanya kedai tertentu saja yang menjual kopi dengan rasa yang super enak ini.

Guatemala Antigua Coffee, Kopi dengan Sensasi Pedas


Sekarang saatnya menjelajah dunia dan mencari kopi-kopi paling enak dan sayang untuk dilewatkan. Pada kesempatan kali ini kami ingin mereview kopi yang menjadi salah satu kopi paling enak menurut berbagai versi, kopi tersebut adalah Guatemala Antigua Coffee.

Bagi masyarakat Indonesia, tentu sangat asing begitu mendengar Guatemala Antigua Coffee, karena memang kopi ini tidak berasal dari Indonesia dan berasal dari daerah lain, yaitu Guatemala. Yang membuat banyak orang suka dengan kopi ini adalah Guatemala Antigua Coffee memiliki keunikan dan karakter tersendiri yang membuat banyak orang penasaran dan merasakan kenikmatan saat pertama kali mencobanya.

Tidak banyak orang yang tahu jika Guatemala Antigua Coffee tumbuh didataran tinggi bahkan dekat dengan pegunungan yang sejuk. Biasanya kopi ini ditanam pada dataran yang berada di 4.600 mdpl. Menurut beberapa penelitian yang dilakukan oleh ahli kopi dan juga tanaman menyebutkan bahwa biji yang dihasilkan oleh Guatemala Antigua Coffee memiliki kualitas kopi terbaik.

Biji kopinya diberi sebutan stricly hard bean, jenis biji masuk kedalam kopi arabika yang terkenal karena kualitas dan rasanya. Biji kopi ini masuk dalam jenis kopi arabica catuai, arabika caturra serta arabica bourbon.

Setelah kita mengetahui karakter dan juga keunikan dari kopi ini, pasti kita mengakui kenikmatan saat menyeduh kopi dan meminumnya, karena dilihat dari bijinya saja sudah termasuk biji unggulan yang begitu nikmat ketika diolah dengan cara yang benar.

Seperti apa keunikan dari Guatemala Antigua Coffee?
Yang menjadikan Guatemala Antigua Coffee unik diantara kopi lainnya adalah rasanya khas dikarenakan ada rasa pedas didalam kopi dan teksturnya yang sangat lembut. Menurut pendapat banyak orang, kopi ini masuk kedalam kopi premium yang begitu Anda menyeduhnya langsung tercium aroma menenangkan dan siap menjadi teman dikala Anda senang maupun sedih.

Jika Anda penasaran dengan Guatemala Antigua Coffee ini mungkin Anda bisa pesan melalui online, karena di Indonesia sendiri jarang yang menjual kopi unik dengan rasa nikmat dan sedikit pedas yang menggoda ini.

Tanzania Peaberyy Coffee, Kopi Tanzania dari Gunung Semeru


Saat seseorang menyukai kopi, pasti mereka memiliki target tertentu untuk bisa menikmati beberapa kopi dan terus menjelajah berbagai daerah untuk merasakan kopi terbaik yang bisa menjadi referensi baru bagi dirinya.

Dan disini kami ingin menunjukkan pada Anda mengenai kelezatan kopi di berbagai dunia, salah satunya adalah Tanzania Peaberry Coffee. Seperti apa ya kopi yang berasal dari Gunung Semeru dan Gunung Kilimanjoro ini ? Yuk simak selengkapnya dibawah ini.

Fakta mengenai Tanzania Peaberry Coffee
Kopi jenis Tanzania Peaberry Coffee ini dinobatkan sebagai kopi yang paling enak yang pernah ada di dunia, kopi ini tumbuh di Gunung Semeru dan Gunung Kilimanjaro. Anda bisa mendapatkan kopi ini diberbagai daerah, karena sudah mulai ada beberapa kedai kopi kelas premium yang menjual kopi dengan cita rasa terbaik ini.

Yang membuat Tanzania Peaberry Coffee enak adalah karena tekstur kopi ini ketika diseduh menjadi kental serta memiliki aroma buah yang cukup unik dan hmm aromanya bisa membuat orang lain ketagihan untuk meminumnya lagi.

Kopi ini kaya dengan berbagai rasa yang berasal dari berbagai macam tumbuhan, seperti kismis, coklat, dan kopi. Jadi saat Anda menyeduh kopi ini kemudian diminum, maka akan terasa perpaduan 3 rasa tadi yang begitu lezat dan kaya dengan rasa yang cukup nikmat.

Keunikan dari Tanzania Peaberry Coffee dibandingkan dengan kopi lainnya adalah bila kopi lain hanya memiliki 2 jenis rasa saya, sedangkan untuk kopi Tanzania ini memiliki 3 rasa sekaligus dalam 1 kopi, jadi aneka ragam rasa bisa Anda nikmati seketika saat Anda minum Tanzania Peaberry Coffee ini.

Tahukah Anda jika Tanzania Peaberry Coffee ini ditanam dari 1 biji kopi ? Teknik penanamannya adalah 1% sampai dengan 9% kopi yang berasal dari kopi peaberry. Yang membuat kopi ini mahal dan disukai oleh banyak orang adalah karena rasanya yang tidak bisa dibandingkan dengan kopi manapun.

Apalagi ketika sudah berbicara mengenai kualitas rasa dan aroma dari Tanzania Peaberry Coffee sudah pasti, kopi Tanzania akan menjadi kopi terbaik diantara jenis kopi lainnya.

Kopi Jawa Yang Menghangatkan Para Penggemarnya


Sebagai salah satu jenis kopi yang paling terkenal di Indonesia, kopi Jawa telah masuk kedalam daftar deretan kopi paling enak yang pernah ada. Sebagai pulau yang memiliki penduduk paling banyak, menjadikan kopi dari Jawa ini lebih mudah dikenal dan populer dikalangan masyarakat.

Banyak yang mengatakan jika kopi Jawa ini memiliki rasa rempah yang cukup khas dan racikan yang pas menjadikan kopi dari Jawa benar-benar nikmat dan sayang untuk dilewatkan. Uniknya kopi dari Jawa ini berbeda dengan kopi dari daerah lain seperti Sulawesi dan Sumatera yang cenderung lebih kuat dan tajam.

Untuk kopi Jawa ini memiliki karakter yang lembut, tipis dan ringan dilidah. Jadi tak heran jika banyak yang suka dan cocok dengan aroma serta rasa kopi Jawa ini. Untuk proses pengolahannya sendiri, kopi Jawa sering kali diolah dengan penggilingan basah. Dari proses inilah yang mendukung aroma khas dari kopi Jawa yang lembut dan sangat ringan untuk dinikmati saat santai di sore atau malam hari.

Yang menjadikan kopi Jawa ini nikmat adalah karena rasanya yang beraroma rempah dan jarang sekali ada kopi khas seperti ini. Tak heran bagi para pecinta kopi atau coffee lovers mengakui jika kopi Jawa ini memang berbeda dan termasuk dalam bagian kopi paling enak yang pernah ada.

Untuk mendapatkan kopi Jawa pun cukup mudah, karena kopi ini dijual diberbagai daerah Jawa. Sedangkan untuk perkebunannya sendiri terbagi dalam beberapa wilayah, hanya saja keunikan kopi Jawa dari berbagai daerah ini tetap memiliki aroma dan rasa yang khas dengan rempah yang tak pernah bisa lepas dari identitas kopi asli tanah Jawa.


So buat kalian yang lahir dari Jawa dan besar disini pula, jangan sampai Anda tak pernah mencoba nikmatnya kopi Jawa saat dinikmati bersama-sama sambil mengobrol santai. Seruput kopinya dan nikmati kopi dalam sentuhan kehangatan kekeluargaan yang menjadikan suasana makin tak terlupakan, tertarik untuk mencobanya ?

Novel Fenomenal yang Mampu Meramal Masa Depan #2



Cerita dalam sebuah novel fiksi hanyalah sebuah cerita imajiner pengarang untuk menghibur pembaca novelnya. Sebuah jalinan kejadian yang tidak benar - benar terjadi.

Namun bagaimana jika ternyata justru DIKEMUDIAN HARI cerita itu menjadi kenyataan. Apakah itu sebuah ramalan??

Novel Ralph 124C 41+ 

Novel unik karya Hugo Gernsback ini diakui banyak orang sebagai novel fiksi ilmiah paling akurat yang berhasil meramalkan apa yang akan terjadi di masa depan. Novel yang awalnya terbit sebagai cerpen di majalah Modern Electric pada tahun 1911 ini mengisahkan tentang seseorang yang hidup di masa depan yang sangat canggih di mana televisi menggunakan teknologi remote-control, film bersuara, makanan sintetik (buatan), pakaian dari bahan sintetik, radio, pesawat ulang-alik, dan lain-lain. Dan seperti yang Anda ketahui, apa yang ditulis di novel itu, kini semuanya telah menjadi kenyataan.

Novel From The Earth To The Moon

Tahun 1865, Jules Verne menulis karya fiksinya berjudul From the Earth To The Moon. Dalam bukunya tersebut, dikisahkan tentang Pemerintah Amerika Serikat yang melakukan misi perjalanan ke bulan dengan pesawat antariksa. Uniknya, apa yang ditulis Jules Verne tersebut ternyata secara akurat menggambatkan misi ke bulan yang pertama kali dilakukan NASA di tahun 1969. Ada pun kemiripan yang ada antara novel dan misi NASA tersebut adalah :
  • Dalam novel, Jules Verne menulis nama pesawat antariksa yang digunakan adalah "Columbiad". Sedangkan pesawat antariksa NASA yang diluncurkan pertama kali ke bulan pada tanggal 16 Juli 1969 adalah "Columbia".
  • Bentuk dan ukuran pesawat antariksa Columbiad dan Columbia sama persis.
  • Pesawat Columbiad dan Columbia sama-sama hanya bisa diisi 3 orang awak.
  • Saat kembali ke bumi, baik Columbiad dan Columbia mendarat di Lautan Pasifik.
Novel The World Set Free 

Tahun 1914, H.G. Wells merilis novelnya berjudul The World Set Free. Novel ini mengisahkan tentang kejadian di masa depan, di mana akan adanya penggunaan senjata nuklir dan juga efek berbahaya dari senjata tersebut.

Tahun 1932, ilmuan Leo Szilard menemukan reaksi berantai neutron yang dapat menghasilkan energi yang sangat besar. Temuan ini dipatenkannya dengan nama "Nuklir" pada tahun 1934. Dan setelah itu, senjata nuklir pun tercipta.

Manuskrip Voynich, Buku yang Paling Misterius di Dunia



Kalau kita membicarakan sebuah buku yang paling misterius, Manuskrip Voynich akan ada diurutan paling atas dari daftar yang cukup panjang. Buku yang penuh dari akhir Abad Pertengahan misteri ini tersimpan di perpustakaan buku-buku langka di Yale University. Penanggalan karbon membuktikan bahwa naskah ini ditulis pada abad ke-15. Peneliti percaya Manuskrip Voynich ditulis di Eropa Tengah.

Naskah kuno itu milik Kaisar Jerman Rudolph II (1576-1612), yang membelinya seharga 600 dukat emas dan meyakini itu adalah karya Roger Bacon. Diduga Kaisar mendapatkannya dari peramal Inggris John Dee (1527-1608). Dan, Dee diyakini memiliki sejumlah manuskrip karya Bacon yang lain.

Dilengkapi ilustrasi berwarna, disusun dengan tulisan yang rapat, namun cermat. Ada berbagai macam gambar disana. Mulai dari bunga bermahkota besar yang tak serupa dengan tanaman apapun di Bumi, sampai gambaran kosmologi dan astrologi. Ada lagi gambar aneh seperti perempuan-perempuan telanjang, dengan perut besar, berada dalam benda mirip tong atau seperti sedang mandi dalam wadah mirip kolam kecil dengan air berwarna hijau. Ada pula gambar mahluk mirip manusia atau alien.

Huruf yang tertera di dalamnya adalah aksara `alien’ yang membingungkan para ahli kriptologi, sejawaran, dan para pecinta buku selama berabad-abad. Tak ada seorang pun yang memastikan, apa sebenarnya isinya. Seberapa keras apapun untuk menerjemahkan artinya, khususnya tentang keberadaan para perempuan tanpa busana, isinya masih jadi misteri hingga saat ini. Bahkan, ada orang yang menduganya tipuan belaka alias hoax, dengan menuding buku itu buatan Voynich sendiri.

Buku kertas kulit (perkamen) setebal 250 halaman ini dipenuhi dengan tulisan dalam aksara dan gambar rumit yang diketahui menggambarkan berbagai mata pelajaran dari wanita telanjang, jamu, dan lambang zodiak. Teks abad pertengahan ini ditemukan oleh seorang pedagang buku antik pada 1912, dan telah agak pelit dalam memberikan rahasianya sejak itu.

Pada tahun 1921, seorang profesor filsafat dari Universitas Pennsylvania bernama Willaim R Newbold mengklaim bahwa di setiap karakter yang terdapat di dalam manuskrip Voynich ada goresan pena yang sangat halus yang hanya bisa dilihat dengan kaca pembesar dan membentuk huruf-huruf Yunani kuno.

Berdasarkan asumsi ini, Newbold menyimpulkan bahwa Manuskrip ini berisi mengenai penemuan-penemuan sains dan ditulis pada abad ke-13 oleh ilmuwan dan filsuf Roger Bacon. Satu dekade kemudian, kesimpulan Newbold dibantah oleh para peneliti lainnya dengan mengatakan bahwa goresan halus tersebut hanyalah pecahan alami dari tinta yang digunakan untuk menulis.

Pada tahun 1921, seorang profesor filsafat dari Universitas Pennsylvania bernama Willaim R Newbold mengklaim bahwa di setiap karakter yang terdapat di dalam manuskrip Voynich ada goresan pena yang sangat halus yang hanya bisa dilihat dengan kaca pembesar dan membentuk huruf-huruf Yunani kuno.

Berdasarkan asumsi ini, Newbold menyimpulkan bahwa Manuskrip ini berisi mengenai penemuan-penemuan sains dan ditulis pada abad ke-13 oleh ilmuwan dan filsuf Roger Bacon. Satu dekade kemudian, kesimpulan Newbold dibantah oleh para peneliti lainnya dengan mengatakan bahwa goresan halus tersebut hanyalah pecahan alami dari tinta yang digunakan untuk menulis. Pada tahun 1945, Misteri ini diserahkan ke tangan para ahli pemecah kode yang berhasil memecahkan kode tentara jepang pada perang dunia II. Tim pemecah kode ini belum pernah gagal memecahkan kode apapun yang disodorkan. Namun mereka juga gagal menyingkap misteri manuskrip Voynich.

Stephen Bax, profesor linguistik terapan di University of Bedfordshire di Inggris mengatakan, dia menguraikan 14 karakter dari naskah dan dapat membaca beberapa benda dalam teks Voynich, seperti kata-kata untuk ketumbar, semacam tumbuhan dan jintan di sebelah gambar tanaman. Ia juga memilih kata untuk Taurus yang tertulis di samping sebuah ilustrasi dari Pleiades, gugus bintang di rasi Taurus .

Pada tahun 1987, seorang ahli fisika bernama Leo Levitov menyatakan bahwa manuskrip tersebut dihasilkan oleh kaum Cathar, sebuah sekte yang dianggap sesat pada abad pertengahan di Perancis. Menurut Levitov, huruf yang digunakan adalah campuran dari berbagai bahasa, yaitu Belanda, Jerman dan Perancis kuno. Walaupun sepertinya masuk akal, namun hasil terjemahan yang dihasilkan Levitov tidak juga menjadi masuk akal jika dibandingkan dengan sejarah ataupun teologi kaum Cathar.

Setelah menjalani puluhan tahun penelitian, ada satu teori yang saat ini dianggap paling masuk akal, yaitu bahwa manuskrip Voynich hanyalah sebuah hoax atau rekayasa. Klaim ini pada awalnya datang dari seorang psikolog dan dosen ilmu komputer dari universitas Keele di Inggris yang bernama Gordon Rugg. Ia mempublikasikan penemuannya pada jurnal cryptologia pada tahun 2004.

Selama tiga bulan, Rugg, meneliti manuskrip misterius tersebut tanpa hasil hingga ia sampai pada kesimpulan bahwa manuskrip tersebut hanyalah sebuah hoax. Rugg sampai pada kesimpulan ini setelah melihat struktur bahasa yang aneh pada manuskrip ini. Misalnya pada folio 78R, dengan menggunakan model pemecahan versi Rugg, akan terbaca : qokedy qokedy dal qokedy qokedy.

Kemudian Rugg mulai mencari pemecahan lebih lanjut berdasarkan atas asumsi hoax. Ia kemudian bertanya pada dirinya sendiri. Jika saya tinggal di abad 16 dan ingin membuat sebuah buku yang misterius namun tidak terpecahkan, bagaimanakah cara yang paling murah dan gampang ? Rugg bahkan berani menyimpulkan bahwa manuskrip ini dibuat oleh seorang alchemist Inggris bernama Edward Kelley.

Pada tahun 2007, hipotesis Rugg didukung oleh dua kriptolog terkenal bernama Andreas Schinner dan Claude Martin.


Dari berbagai sumber laman di internet.

Tiga Jenis Olahan Kopi Yang Wajib Anda Nikmati

Buat kalian para penggemar kopi, kurang lengkap rasanya bila Anda tidak mencoba 5 jenis olahan minuman kopi dibawah ini. Selain terkenal enak, minuman kopi dibawah ini pun sudah populer karena rasa dan juga cara mengolahnya.


Kopi memang bisa diolah menjadi berbagai minuman, yang membedakan adalah campuran dan proses pembuatannya. Semakin banyak campurannya, rasanya pun kian beragam. Berbeda dengan kopi asli yang diolah secara alami dan memiliki rasa begitu tajam. Dan berikut ini adalah beberapa jenis kopi yang diolah menjadi minuman kopi yang rasanya harus kamu coba.

1. Cappuccino
Biasanya kaum perempuanlah yang menyukai kopi kapucino ini. Karena olahan minuman kopi ini telah mendapat beberapa tambahan yang menjadikan kopi tidak begitu pahit dan bisa dinikmati dengan rasa yang enak serta ringan dilidah. Proses pembuatan kopi cappuccino ini adalah kopi asli yang dibuat dengan penambahan susu, krim dan serbuk coklat.

Kebayangkan kan betapa nikmatnya minum cappuccino disaat santai bersama teman-teman ? Yups banyak orang memesan cappuccino saat bertemu dengan teman, karena memang minuman jenis ini sangat layak dan cocok untuk dijadikan sebagai teman santai. Apalagi rasa manisnya yang disukai banyak kaum hawa menjadikan kopi ini cukup populer dan memiliki tempat di hati para penggemarnya.

2. Dry cappuccino
Berbeda dengan cappuccino biasa, untuk minuman jenis dry cappuccino ini dibuat seperti olahan minuman kopi cappuccino hanya saja menggunakan sedikit krim tanpa menggunakan susu. Namun masih menggunakan bubuk coklat didalamnya, bentuknya pun tetap coklat dan rasanya sedikit manis, karena tambahan krim dan coklat tadi. Berbeda dengan cappuccino asli yang memang benar-benar manis dilidah dan susunya juga banyak.

3. Frappe
Pernahkah mendengar jenis olahan espresso ? Ya, minuman kopi yang diolah secara panas ini telah mengalami inovasi, dimana ada kopi yang pengolahannya sama dengan pengolahan espresso hanya saja disajikan secara dingin.

Jadi untuk Anda yang kurang suka dengan minuman hangat atau bahkan panas, Anda bisa memilih kopi jenis frappe ini. Satu-satunya kopi espresso yang disajikan dingin dan menyegarkan.

Jadi manakah olahan minuman kopi terbaik menurut kamu ? 
Jadikan kopi sebagai teman terbaik Anda di saat kondisi apapun, karena kopi akan selalu menghangatkan para penggemarnya.

Menjelajah Aroma Biji Kopi Yang Nikmat

Bagi para pecinta kopi, pasti sudah sangat mengenal beberapa jenis biji kopi yang ada, khususnya yang tumbuh di Indonesia. Tak heran jika banyak orang yang mengetahui dan memiliki favoritnya masing-masing.

Kopi memang tak bisa lepas dari kebiasaan para penggemarnya. Mereka selalu menghadirkan kopi sebagai teman ngobrol, teman saat sepi atau bahkan saat santai. Dalam kesempatan kali ini kami ingin membagikan informasi kepada Anda mengenai biji-biji kopi yang ada. Apa saja jenisnya dan apa pula perbedaannya ? Yuk simak informasi selengkapnya dibawah ini.

Biji kopi
Ada 2 jenis biji kopi utama yang menjadi favorit bagi banyak orang. Dua jenis biji kopi ini kenikmatannya tidak tergantikan dan mereka adalah biji kopi arabika dan robusta. Dua jenis biji kopi ini pun memiliki penggemar dan juga karakter masing-masing. Ingin tahu apa perbedaannya ? Nah simak infonya dibawah ini yaa.

Biji kopi arabika
Kopi arabika disebut-sebut sebagai jenis biji kopi terbaik dengan cita rasa unggulan. Banyak kopi yang diproduksi dari beberapa belahan dunia ini menggunakan biji kopi arabika yang sudah terkenal paling enak. Tumbuhan kopi berjenis arabika ini tersebar di beberapa belahan negara seperti Afrika Timur, Indonesia, Amerika Latin, India, dan Afrika Tengah.

Menurut karakteristiknya, kopi arabika tumbuh didaerah yang memiliki kondisi iklim tropis maupun subtropis. Biasanya tumbuhan kopi ini hidup diketinggian sekitar 600 hingga 2000 mdpl. Jika memang lingkungan sangat mendukung pertumbuhan kopi arabika ini, pohonnya bisa tumbuh mencapai 3 meter. Suhu optimal yang dimiliki kopi jenis arabika ini sekitar 18 hingga 260C. Untuk bentuknya sendiri, biji kopi arabika kecil dan berwarna hijau atau merah gelap.

Biji kopi robusta
Sedangkan untuk jenis kopi robusta adalah biji kopi yang posisinya berada dibawah biji kopi arabika. Namun kopi ini tak kalah lezatnya. Rasa dari biji kopi robusta ini memang sedikit lebih pahit, kemudian terdapat rasa asam serta memiliki kandungan kafein lebih banyak.

Uniknya, kopi robusta ini lebih mudah hidup di beberapa tempat dibandingkan dengan kopi arabika yang mungkin hanya bisa tumbuh dibeberapa daerah saja. Kopi robusta lebih tahan terhadap serangan hama dan penyakit tumbuhan, apalagi kopi ini bisa tumbuh didaerah yang berada pada ketinggian 800 mdpl. Kopi robusta ini banyak terdapat didaerah Afrika dan Asia Tenggara.

Nah setelah mengetahui beberapa jenis kopi yang ada, nantikan pengetahuan lainnya mengenai kopi-kopi yang enak dan digemari banyak orang.

Coffeeshop di Lingkungan Mahasiswa


Bagi pengemar kopi, kesempatan nongkrong di kafe kopi adalah hal yang sangat menyenangkan. Bahkan seringkali pula merupakan waktu khusus yang sangat ditunggu. Nongkrong di kafe bisa sangat menyenangkan sehingga wajar saja jika fenomena nongkrong di kafe menjadi trend yang terus meningkat.

Hal ini terjadi di semua tempat, tidak hanya di kota besar saja. Tidak ketinggalan di daerah yang banyak “dihuni oleh mahasiswa”. Nongkrong di kafe menjadi pilihan yang cukup diminati. Tembalang Semarang sebagai salah satu tempat yang banyak “dihuni oleh mahasiswa”, menjadi tempat yang subur untuk kafe – kafe bertumbuh.

Salah satu tempat yang cukup menarik yang pernah saya kunjungi adalah di sebuah kafe yang ada di sekitar Politeknik Negeri Semarang, tak jauh dari kampus Universitas Diponegoro juga. Nama kafe-nya cukup unik yaitu LeBlanc.  
LeBlanc Coffee didirikan pada Oktober 2012 dengan membawa tema sebuah mini kafe di teras/ garasi depan rumah. LeBlanc berasal dari bahasa Prancis yang berarti warna putih. Seiring berjalannya waktu banyak perubahan-perubahan yang terjadi demi mengikuti pasar, baik itu dari produk yang dijual serta tatanana konsep ruangan yang ada.

LeBlanc Coffee menawarkan berbagai makanan dan minuman ala kafe dengan harga yang cukup kompetitif, baik itu dari segi minuman dan makanan. Untuk minuman harga mulai dari 7rb – 20rb dan makanan dari harga 12rb – 20rb. Produk unggulan LeBlanc Coffee adalah minumannya, baik itu minuman kopi maupun non coffee. Untuk Kopi sendiri, LeBlanc menawarkan berbagai pilihan kopi nusantara dengan harga yang cukup terjangkau yaitu 10rb / per cangkir.

Dalam pembuatan kopi tentu ada beraneka macam metode seduh yang dipergunakan. Selain kopi tubruk, LeBlanc Coffee juga menawarkan metode seduh lain seperti Syphon, French Press, Vietnam Drip dan Pour Over V60. Beda metode seduh tentu saja akan mepengaruhi beda rasa kopi yang akan dihasilkan.

Selain minuman kopi, kafe ini juga menawarkan aneka minuman lain seperti Cokelat, Greentea Matcha dan minuman-minuman bersoda lainnya. Untuk produk makanan unggulan yang lain adalah Lava Cake, Es Krim Goreng serta Pancake dan harganya 15rb an.

Fasilitas hiburan lainnya yang disediakan adalah akses free Wifi, Nonton Bareng Bola Liga Inggris setiap Sabtu dan Minggu.


Salah satu kelebihan LeBlanc Coffee dibandingkan Coffeeshop lain didaerah tembalang ialah tempat strategis, di Jalan Adipati Unus 16 Tembalang, sehingga mudah dijangkau dari manapun disamping minuman dan makanannya yang lezat. Belum lagi tempat yang nyaman buat santai dan bisa kita datangi tiap hari pkl 15.30 – 24.00

Bagi yang pingin tahu lebih jauh, bisa lho, cek dulu di media promosi sosial media yang dimiliki LeBlanc Coffee yaitu FaceBook : Pages LeBlanc Coffee ; Twitter : @leblancsmg ; Instagram : LeBlanc Coffee dan BBM : 5A6D674B.

Silakan buktikan J

20 Hal yang Anda Tidak Tahu Tentang Kopi


  1. Pada awalnya minuman kopi mulai dikenal berasal dari daerah Oromo di  Ethiopia  yang ada di benua Afrika. Dikenal pertama digunakan oleh suku nomaden disana. Pada awalnya minuman kopi dibuat dengan mencampur bubuk dan lemak hewan.
  2. Sekitar tahun 1000 Masehi, pedagang Arab membawa biji kopi pulang dari Afrika dan mulai mendidih ke dalam minuman yang kemudian mereka disebut Qahwa. Kata Qahwa berarti “yang bisa mencegah tidur”.
  3. Minuman kopi mulai terkenal pada tahun tahun 1930-an, ketika dokter Jerman Max Gerson mulai mempromosikan bahwa minum kopi setiap hari bisa bermanfaat untuk  detoksifikasi hati, merangsang metabolisme, dan menyembuhkan kanker.
  4. Baru-baru ini, Pangeran Charles telah meracau tentang enema kopi, dan Amazon.com menjual kit DIY.
  5. The National Cancer Institute mengatakan klaim Gerson ini tidak benar 100%, dan American Cancer Society memperingatkan bahwa terkontaminasi peralatan kopi enema dapatbmenyebabkan penyakit dan kematian.
  6. Pada tahun 2011, Harvard School of Public Health melaporkan bahwa dalam studi selama 22 tahun yang dilakukan pada hampir 48.000 orang, mereka yang minum enam cangkir atau lebih setiap hari sekitar 60 persen terhindar dari kanker prostat.
  7. Sebuah studi 2008 di Universitas Lund Swedia menunjukkan bahwa minum kopi menurunkan resiko kanker payudara, setidaknya bagi wanita yang memiliki varian yang relatif umum dari CYP1A2 gen, yang membantu untuk metabolisme estrogen dan kopi.
  8. Tapi apa yang benar-benar menarik perhatian publik tahun itu ukuran cup. Tim Swedia yang sama menemukan korelasi antara perempuan dengan variasi genetik yang minum tiga atau lebih cangkir kopi sehari dan payudara yang lebih kecil.
  9. Pada tahun 2009, psikolog dari Inggris Durham University mengamati bahwa siswa yang minum tiga cangkir sehari tiga kali lebih mungkin untuk mendengar suara-suara dan memiliki badan sehat.
  10. Bach menyuarakan cintanya kopi dengan sebuah kantata Dengan libretto oleh Christian Friedrich Henrici, yang pertama dilakukan di Leipzig, Jerman, antara 1732 dan 1735.
  11. Amerika, juga, bermazmur kopi. Menurut penelitian Harvard, Amerika menghabiskan $ 40.000.000.000 (empat puluh milyar dollar Amerika) untuk membeli kopi setiap tahunnya.
  12. Dunia mengkonsumsi lurang lebih  1,6 miliar cangkir kopi setiap harinya. 
  13. Sebuah fenomena global, grande (atau sedang) 16 ons kopi di Starbucks mengandung kafein setara 9,5 kaleng Coke.
  14. Dibutuhkan sekitar 4.700 ons, atau 37 galon, air untuk membuat hanya satu cangkir kopi jika Anda memperhitungkan jumlah air untuk sebuah biji kopi berkembang jadi pohon kopi yang berbuah dan kopi siap dihidangkan.
  15. Para peneliti dari Royal Botanic Gardens, London memperingatkan bahwa hutan dataran tinggi di Ethiopia dan Sudan Selatan, di mana kopi yang paling liar tumbuh, menghilang dari puncak gunung hangat. 
  16. Pada tahun 2080, ekosistem kopi di Ethiopia akan hilang/ habis. Ini memprihatinkan, tapi bukan akhir dari kopi. 
  17. Hampir 70 persen dari kopi yang kita minum hari ini berasal dari cabang dari Arabika liar, atau arabika-spesies kopi Coffe yang menyimpan sebagian besar informasi genetik.
  18. Coffe Charrieriana, ditemukan di Kamerun, adalah satu-satunya yang dikenal kopi tanpa kafein alami.
  19. Coffee cherries adalah camilan favorit gajah, kopi ini didapat dari kotoran mereka. Halus dan memiliki cita rasa karamel. Kopi dari kotoran gajah ini dijual seharga $ 500 per pon.
  20. Pada tahun 2009 peneliti di Tel Aviv University menemukan bahwa menambahkan kopi untuk hidangan menghambat pertumbuhan bakteri pada air liur yang menyebabkan halitosis.